Beredar Foto dan Video Jokowi Ngobrol Dengan Nelayan Tanpa Pengawalan Saat Malam Hari

February 19, 2019 Add Comment

Dalam foto dan video yang beredar Jokowi terlihat seperti tanpa pengawalan ketat.


Dalam acara debat Capres putaran II Minggu malam (17/02/2019), Jokowi mengatakan dirinya pergi dengan sopirnya menuju tepian laut diwilayah Tambak Lorok, Semarang.


Menurut Jokowi, kedatangannya tengah malam itu tanpa pengawalan Paspampres maupun ditemani pejabat setempat. Rupaya kedatangan Jokowi saat malam hari kepinggiran laut yang menjadi tempat nelayan berkumpul itu diketahui oleh Ketua RW setempat.

Jokowi menerangkan jika dirinya hampir setiap bulan bahkan setiap minggu mengunjungi nelayan.

"Saya hampir setiap minggu, setiap bulan, ketemu nelayan, ke kampung nelayan. Bisa tanya ke nelayan di Tambaklorok, Semarang," kata Jokowi saat debat yang berlangsung Minggu malam

Video

Ketua RW 13 Kelurahan Tanah Mas, Ahmad Sueb membenarkan jika Jokowi datang seorang diri ke kampung Tambak Lorok. Ketika itu memang tengah proses pembangunan dari kampung bahari.

Kedatangan Jokowi inipun awalnya tidak disadari oleh Sueb, baru ketika Jokowi mendekati warung kopi tempat Sueb serta 20 nelayan lain tengah duduk Sueb menyadari jika itu adalah Jokowi.

Kunjungan Jokowi ke kampung Tambak Lorok ini berlangsung selama satu jam. Pukul 00.00 Jokowi kembali masuk ke mobil Innova yang sebelummya mengantarnya.

Foto Jokowi ngobrol bareng Nelayan Tambaklorok, Semarang.


Kunjungan Jokowi ke kampung Tambak Lorok ini berlangsung selama satu jam. Pukul 00.00 Jokowi kembali masuk ke mobil Innova yang sebelummya mengantarnya.

Sumber : https://planet.merdeka.com/

Penjelasan Hotman soal menang lawan Perusaan Asing Churchill Mining hingga tanah viral Prabowo.

February 19, 2019 Add Comment

Tanah viral Prabowo jadi sorotan

Pro dan kontra soal penguasaan lahan negara ratusan hektar oleh Calon Presiden atau Capres 02 Prabowo Subianto terus berlanjut. Pro-kontra ini muncul setelah Presiden Joko Widodo atau Capres 01 Jokowi sebut Prabowo Subianto kuasai lahan ratusan hektar di Kalimantan Timur dan Aceh.

Prabowo diketahui punya tanah berhektar-hektar

Seperti diketahui, Prabowo Subianto memiliki hak penguasaan tanah atau hak guna usaha (HGU) tanah seluas 340 ribu hektare di Kalimantan Timur dan Aceh. Dari laman prabowosubianto.info yang dikelola Badan Komunikasi Partai Gerindra, Prabowo Subianto memiliki perusahaan PT Kertas Nusantara yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

PT Kertas Nusantara, sebelumnya bernama PT Kiani Kertas. Saham PT Kiani Kertas sebelumnya milik Bob Hasan. Lahan lainnya milik PT Tusam Hutani Lestari, perusahaan patungan antara PT Alas Helau milik Prabowo Subianto dengan PT Inhutani IV dengan komposisi saham sebesar 60 persen dan 40 persen. Lahan PT Tusam Hutani Lestari berada di pegunungan Aceh Tengah, Provinsi Aceh, memiliki konsesi 97.300 hektare dengan konsesi hingga 2042.

Nama Hotman Paris terseret

Perdebatan soal tanah HGU Prabowo Subianto tak hanya dilakukan oleh para politisi atau pendukung Capres 01 Jokowi dan Capres 02 Prabowo Subianto, tetapi juga menyeret pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Penjelasan Hotman Paris

Penjelasan Hotman Paris soal tanah Prabowo Subianto itu dilakukan setelah namanya muncul di sejumlah media sosial dan juga media mainstream (arus utama) menjadi pengacara perusahaan Prabowo. Dalam berita yang berkembang dan juga menjadi viral di media sosial, Hotman Paris Hutapea adalah pengacara PT KNC yang memenangi gugatan melawan perusahaan asing Churchill Mining Plc asal Inggris.
PT KNC memenangkan perebutan konsesi lahan tambang batubara seluas 10.000 hektare di Kutai Timur Kalimantan Timur. 

Sebut berita bohong jika dirinya mendukung salah satu capres

Melalui video yang di-share melalui akun instagramnya, Hotman Paris Hutapea menjelaskan soal berita tersebut. Menurut Hotman Paris, ia tidak pernah mengomentari atau memberi pernyataan terkait debat capres yang menyebutkan Presiden Joko Widodo atau Capres 01 Jokowi menyindir tanah HGU Prabowo Subianto.
"Berita bohong. Berita hoaks. Di berbagai media sosial viral bahwa seolah-olah Hotman Paris memberi pernyataan terkait debat capres, di mana Jokowi menysindir soal asal usul tanah di Kalimantan yang oleh Jokowi dikait-kaitkan dengan Prabowo," ujar Hotman Paris Hutapea.

Klarifikasi Hotman

Menurut Hotman Paris, dia tidak pernah dihubungi wartawan atau pun siapa saja terkait debat capres yang menyinggung tanah Prabowo Subianto tersebut.
"Saya tidak pernah membuat pernyataan apa pun. Saya tidak pernah diberi diwawancara oleh wartawan apa pun berita itu adalah hoax," ujar Hotman Paris Hutapea.

Ia mengakui pernah menang melawan perusahaan asing tambang

Tetapi, Hotman Paris Hutapea akhirnya mengakui bahwa dulu ia pernah menangani perkara hukum terkait masalah pertambangan. Dalam usaha perkara Izin Usaha Pertambangan (IUP) itu, kata Hotman Paris Hutapea, dirinya memang berhadapan dengan Churchill Mining Plc.
"Memang jaman dulu saya pernah tangani perkara dalam tambang. Empat perkara IUP melawan Churchill Mining Plc dari inggris. Tapi itu tidak kaitan dengan sindirian Jokowi tersebut," kata Hotman Paris.

Hotman netral dalam politik

Ia juga menambahkan, "Saya tak pernah buat pernyataan apa pun karena saya netral dalam bidang politik."
Inilah status lengkap dan video Hotman Paris Hutapea.
@hotmanparisofficial: Hoax hoax hoax

Sumber :  https://planet.merdeka.com/

Jusuf Kalla Ceritakan Pengalaman saat Menjadi Wakil Presiden di Era SBY dan Jokowi.

February 19, 2019 Add Comment

Jusuf Kalla Ungkap Perbedaan Mencolok Menjadi Wakil Presiden di Era SBY dan Jokowi

Jusuf Kalla tercatat sudah dua kali menjabat sebagai wakil presiden Indonesia, yakni pada masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dan Jokowi.
Pertama, ia menjadi wakil presiden tahun 2004 hingga 2009 mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono SBY, kedua, Jusuf Kalla menduduki kembali jabatan tersebut di era kepemimpinan presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk periode 2014-2019.

Jusuf Kalla orang pertama yang menjabat menjadi wakil presiden dua kali

Dengan kata lain, Jusuf Kalla adalah orang pertama yang menjabat sebagai wakil presiden Indonesia sebanyak dua kali secara tidak berturut-turut. Dalam pidatonya di Istana wakil presiden pada 2017 lalu, Jusuf Kalla sempat mengungkapkan bahwa ia adalah juara Indonesia.

Pengakuan Jusuf Kalla

Menurut Jusuf Kalla, ia adalah satu-satunya orang Indonesia yang mengikuti tiga kali pemilihan presiden dan wakil presiden (sebelum Prabowo resmi maju di Pilpres 2019). Adapun Jusuf Kalla maju di Pilpres 2004, 2009, dan 2014. Hasilnya, dua kali menang dan satu kali kalah.

Kekalahan Jusuf Kalla terjadi pada Pilpres 2009. Kala itu, Jusuf Kalla maju sebagai calon presiden berpasangan dengan Wiranto. Namun sayang, ia kalah suara.

Pengalaman Jusuf Kalla

Berbicara soal pengalaman Jusuf Kalla menjadi wakil presiden dengan pasangan berbeda, tentu ada kesan-kesan tersendiri dari pria asal Makassar tersebut. Dalam acara Satu Meja The Forum Kompas TV, Rabu (19/12/2018) lalu, Jusuf Kalla ditanya terkait pengalamannya sebagai wakil presiden Indonesia.

Membandingkan kenyamanan Jusuf Kalla di era SBY atau Jokowi


Adapun Jusuf Kalla ditanya lebih nyaman jadi wakil presiden SBY atau Jokowi. Jusuf Kalla menjelaskan, bahwa menjadi wakil presiden SBY atau Jokowi itu sama saja secara umum.

Namun ada perbedaan mencolok antara era kepempimpinan SBY dan Jokowi. Menurut Jusuf Kalla, perbedaan tersebut terletak pada kegiatan rapat.

"Sama saja. Walaupun pada zaman Pak SBY saya lebih banyak berbicara atau menangani masalah-masalah ekonomi. Rapatnya tidak terlalu banyak. Sekarang masalah politik, ekonomi, sosial itu dirapatkan. Sehingga saya ingin sekali lagi katakan itu keputusan bersama," kata Jusuf Kalla.

Adapun Jusuf Kalla mengungkapkan, hampir semua keputusan di era kepemimpinan Jokowi diambil dalam rapat bersama sehingga menjadi keputusan bersama.

Perbedaan Era SBY dan Jokowi menurut Jusuf Kalla


Di era kepresidenan Jokowi, tambahnya, ia juga selalu ikut dalam rapat kabinet dan memutuskan persoalan bersama-sama. Meski ia juga menggelar rapat bersama sejumlah menteri, hasilnya selalu ia sampaikan kepada Presiden Jokowi lalu diputuskan bersama dalam rapat besar.

"Saya dengan Pak Jokowi selalu ikut rapat itu. Rapat di tempat saya juga ada. Tapi hasilnya juga saya sampaikan kepada Presiden. Nah, itu lah sehingga kami tidak beda pandangan pada suatu soal karena sudah diputuskan secara kebersamaan," lanjut Jusuf Kalla.

Pertanyaan serupa sebenarnya pernah ditujukan kepada Jusuf Kalla beberapa waktu lalu. Dalam acara Mata Najwa Trans 7, Rabu (10/1/2018), Jusuf Kalla sempat ditanya soal kesannya menjadi wakil dari dua presiden di dua periode berbeda.

Pertanyaan tersebut berasal dari seorang warganet yang kemudian disampaikan ulang oleh host acara Mata Najwa, Najwa Shihab.

"@Pak JK: enakan mana pak, jadi wapresnya pak Jokowi atau wapresnya pak SBY? Dan apa kelebihan dan kekurangan dari kedua presiden tersebut?" tulis warganet bernama Agus Susanto.

Sontak, Jusuf Kalla langsung tertawa mendengar pertanyaan tersebut. 

Penilaian menurut Jusuf Kalla kepada para atasannya


"Tidak etis untuk menilai atasan. Kalau saya menilai tentu tidak enak, tidak bagus, dan jangan begitu, " ujar Jusuf Kalla.

Najwa Shihab kemudian menimpali Jusuf Kalla yang enggan menjawab pertanyaan warganet tersebut.

"Kalau begitu memuji dua-duanya deh, Pak. Pujiannya harus beda tapi pak," potong Najwa Shihab.

Akhirnya Jusuf Kalla pun mau melontarkan jawaban atas pertanyaan tersebut. Menurutnya, pada era Presiden Joko Widodo, lebih banyak agenda rapat ketimbang era SBY.

Pendapat Jusuf Kalla soal kepemimpianan SBY dan Jokowi


"Rapat itu boleh 2 sampai 3 kali seminggu. Waktu Pak SBY paling tidak sekali seminggu," ungkap Jusuf Kalla.

"Semua dirapatkan, semua hal-hal dimusyawarahkan," tambahnya.

Adapun Jusuf Kalla menjelaskan, sering atau tidaknya rapat, punya kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya, semua hal bisa dimusyawarahkan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan. Sedangkan kekurangannya, ia menjadi tidak bisa pergi ke mana-mana.

"Kalau sekarang, saya pergi, tiba-tiba dipanggil pulang (untuk rapat)," katanya sembari terkekeh.

Najwa Shihab sebagai host acara tersebut sempat heran.

"Loh, saya ngiranya malah sebaliknya tuh pak? (maksudnya justru zaman Pak SBY yang lebih banyak rapat kabinet dibanding era Jokowi)," sela Najwa.

"Tapi zaman waktu SBY kurang rapat bagus juga, jadi bebas untuk ke mana-mana," kata Jusuf Kalla.

Sumber : https://planet.merdeka.com/

Seorang bocah 11 tahun ditemukan tewas dengan kondisi dimutilasi dan organ dalamnya menghilang.

February 12, 2019 Add Comment

Seorang bocah 11 tahun ditemukan tewas

Peristiwa mengejutkan kembali menggegerkan warga. Kali ini tentang penemuan sesosok jasad gadis cilik yang berusia 11 tahun di sebuah perkebunan kelapa sawit.
Seorang bocah bernisial, SMI ditemukan tewas di perkebunan kelapa sawit yang berada di Kampung Tanjung Medang Hilir, Pekan, Malaysia.

Ditemukan dalam kondisi mengenaskan

SMI ditemukan pertama kali oleh warga desa Tanjung Medang Hilir beberapa hari yang lalu. SMI ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. 

Kepalanya dipenggal serta bagian tubuhnya dimutilasi dan beberapa organnya keluar. Dan saat ditemukan beberapa organ tubuhnya dinyatakan hilang.

Kedua orangtua SMI memastikan kondisi jasad

Sementara itu, orang tua SMI yakni Ibrahim Ali (39) dan Zaleha Abdullah (35) mengatakan setelah putrinya ditemukan oleh warga, mereka langsung menuju lokasi. 

Mereka ingin memastikan bahwa itu benar merupakan jasad sang putri yang sempat menghilang sejak 30 Januari 2019 lalu. 

Zaleha merasa hancur

Mengetahui putrinya sudah dalam kondisi yang mengenaskan, Zaleha mengaku sangat sedih dan seakan hatinya hancur. Zaleha menyebut bahwa tangan dan kaki SMI diikat oleh pelaku dan beberapa bagian tubuhnya hilang. Zaleha juga menyebut, bahwa selama 11 hari ini, ia sudah mencari keberadaan SMI namun ia tak kunjung menemukannya. Sementara itu, SMI berhasil diidentifikasi berdasarkan gaun biru yang dikenakannya saat menghilang. 

“Hatiku hancur ketika melihat tubuh putriku yang dimutilasi. Tangan dan kakinya diikat, dan kepalanya terpisah dari tubuhnya. Beberapa organ dalam hilang. Kami mencarinya di daerah yang sama sebelas hari yang lalu, tetapi dia tidak ada di sana," kata Zaleha.

Pamit beli sesuatu

Zaleha juga mengatakan bahwa pada tanggal tanggal 30 Januari 2019 lalu sekitar pukul 5 sore,  putrinya telah meminta uang 1 ringgit agar dia dapat membeli sesuatu di toko. SMI pun berjanji untuk kembali ke rumah dengan sesegera mungkin.

“Dia bilang dia akan pulang lebih awal. Itu terakhir kali aku melihatnya," ujar Zaleha.

Melakukan pencarian setiap hari

Setelah putrinya tak kunjung datang ke rumah, dirinya lantas membuat laporan ke kantor polisi. Meskipun sudah melaporkan kejadian tersebut ke polisi, orangtua SMI tetap melakukan pencarian dibantu oleh para warga. 

"Saya mengajukan laporan polisi di kantor polisi Pekan pada hari yang sama. Dengan bantuan penduduk desa, kami juga melakukan pencarian di sekitar desa setiap hari selama sebelas hari terakhir," ujarnya. 

Zaleha selalu berdoa untuk kepulangan anaknya

Zaleha pun berujar bahwa dirinya selalu berdoa agar sang putri segera pulang. Dan setelah mengetahui putrinya telah tewas, tentu saja hati Zaleha langsung hancur. Ditambah lagi dengan kondisinya yang sudah dimutilasi. 

"Aku berdoa untuk kepulangannya ... (jadi) hatiku hancur melihat tubuhnya yang terpotong kemarin," ujarnya.

Sumber : https://planet.merdeka.com/

Niat menagih hutang di Malaysia, pengusaha asal Bandung ini malah tewas dimutilasi.

February 12, 2019 Add Comment

Seorang pengusaha asal Bandung tewas di Malaysia

Seorang pria menjadi korban mutilasi di Negeri Jiran, Malaysia. Pria tersebut adalah Nuryanto (37).
Nuryanto merupakan seorang pengusaha tekstil asal Baleendah, Kabupaten Bandung. 

Menagih hutang

Meli Rahmawati (33) istri korban mengatakan bahwa suaminya ke Malaysia untuk menagih hutang yang mencapai Rp 2 milliar. Hutang tersebut berasal dari beberapa pengusaha yang berada di Malaysia. 

"Dia mau ngambil uang (penagihan). Dia bilang di Malaysia sudah numpuk, masih besar sekitar Rp 2 miliar, yang belum tertagih. Saya enggak tahu itu dari berapa orang pengusaha di sana," ujarnya.

Sempat stress

Menurut Meli, sebelum berangkat ke Malaysia, suaminya sudah mulai terlihat stres sejak tiga sampai empat bulan lalu tepatnya. Pasalnya banyak pengusaha yang macet pembayaran sementara dirinya sudah ditagih oleh pihak pabrik. 

"Masalah mah ada, banyak yang macet di luar, sementara ke pabrik harus lancar. Aa bilang, 'Mi barang di sini (Malaysia) masih banyak sekitar Rp 2 miliar. Kalau barang yang sudah laku Rp 7 miliar'," ujarnya.

Ingin menemui pengusaha di Malaysia

Keberangkatan suaminya itu, ingin memastikan pembayaran dari rekan bisnisnya itu bisa lancar dan segera dilunasi. Pasalnya, suaminya itu sudah ditagih oleh pihak pabrik atau pemilik barang yang dijual Nuryanto ke Malaysia.

"Katanya ke Malaysia mau ketemu temannya namanya Muhammad Jimmy," katanya.

Ditemukan di sungai

Sementara itu, Hermawan, salah satu anggota tim pengacara Nuryanto, mengatakan, bahwa pihaknya menerima informasi tersebut dari Kepolisian Malaysia. Menurut informasi yang didapatnya jenazah Hermawan ditemukan di sebuah sungai di Malaysia.

"Berdasarkan informasi dan keterangan Kepolisian Malaysia, jenazah itu diduga klien kami. Petunjuk kepolisian Malaysia mengarah kepada Nuryanto. Sebab ditemukan bukti petunjuk seperti baju, telepon genggam ditemukan di sekitar lokasi," katanya.

Ke Malaysia untuk tujuan bisnis

Lebih lanjut, Hermawan menyebut bahwa tujuan Nuryanto ke Malaysia untuk urusan bisnis.

"Pertama klien kami berangkat Kamis, 17 Januari 2019. Tanggal 17 itu rencanya mau ngambil uang ke Malaysia karena klien kami bisnisnya menjual kain juga di Malaysia. Beliau ke sana untuk ketemu relasinya," ungkap dia.

Hilang komunikasi sejak 22 Januari 2019

Selama di Malaysia, lanjut Hermawan, Nuryanto sempat tiga kali pindah hotel. Hingga akhirnya pada 22 Januari 2019 lalu, pihaknya kehilangan komunikasi dengan Nuryanto. Sementara itu, saat dikonfirmasi ke pihak maskapai yang digunakan Nuryanto, Air Asia, perjalanan pergi dan pulang Nuryanto terjadwal 17 Januari dan 23 Januari 2019.

"Kami lost contact tanggal 22 Januari. Handphone dia sudah enggak aktif. Karena check in di hotel terakhir tanggal 21-23 Januari, otomatis kan tanggal 23 dia harus pulang. Masuk tengah malamnya, tanggal 21 sudah lost contact," ujarnya.

Ditemukan dengan jasad wanita

Hermawan juga menambahkan bahwa jasad yang diduga Hermawan ditemukan bersama seorang perempuan yang juga diduga WNI pada tanggal 26 Februari di pinggir Sungai Buloh, Selangor, Malaysia.

Informasi inipun ternyata sempat ramai di sejumlah media massa di Malaysia setelah kepolisian setempat mengumumkan penemuan kedua mayat yang telah dimutilasi di pinggir sungai tersebut. 

Korban dikenal sebagai sosok yang baik

Sementara itu, seorang ketua RT di lingkungan Nuryanto tinggal mengatakan bahwa korban adalah sosok yang sangat baik dan dermawan. Korban kerap menyumbang dalam kegiatan di masyarakat.

"Beliau orang baik, beliau selalu menjadi donatur setiap ada kegiatan di sini. Baik Agustus-an maupun mauludan dan rajaban," kata Ketua RW 08 Uwas di Kampung Ciodeng, Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Sumber : https://planet.merdeka.com/

Gunakan Wanita Sebagai Umpan, Komplotan Jambret Ini Incar Pria Jelalatan.

February 09, 2019 Add Comment

Kasus penjambretan menggunakan wanita sebagai umpan, marak terjadi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mereka berkomplot, memburu pria yang matanya jelalatan untuk dicuri barang berharganya.

Salah satu korban adalah Cholid (49). Saat itu, Sabtu 9 Februari, ia sedang jalan sendirian di Jalan Panjang Relasi, Jakarta Barat. Dia melihat sekelompok muda-mudi yang tengah asyik bercengkrama.

Tatapannya pun tertuju pada remaja wanita berinisial AP (16) yang berbadan langsing dengan rambut ikal yang panjang. Wajahnya pun cantik.

Tak lama, pria disebelah wanita itu, berinisal RR (21) menuding Cholid jelalatan. Ia pun beradu argumen hingga berujung harta benda Cholid dijambret.

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat mengatakan, ketiga pelaku merupakan komplotan jambret yang sering berkeliaran di kawasan Kebon Jeruk Jakarta Barat. Salah satu anggota komplotan wanita.

Mereka mencari mangsa laki-laki. Modusnya seorang teman berpura-pura pacarnya digoda oleh korban.

"Seperti korban Cholid. Awalnya pelaku berkata 'Kamu Menggoda Pacarku Ya'. Di jawab oleh korban 'tidak'. Saat itu juga, tas korban langsung ditarik paksa oleh para pelaku hingga berhasil lepas dari tangannya," ucap dia, Minggu (10/2/2019).

Saat ini, ketiga pelaku digelandang ke Polsek Kebon Jeruk. Ketiganya terancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Sumber : https://www.liputan6.com/

Ahmad Dhani Dipenjara, Mulan Jameela: Aku Menunggu Penuh Harapan...

February 09, 2019 Add Comment

Mulan Jameela masih tak percaya dengan vonis 18 bulan penjara Ahmad Dhani. Apalagi, saat ini pentolan Dewa 19 itu juga harus dipindah ke Rutan Medaeng, Sidoardjo, karena masih menghadapi sidang kasus dugaan pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur.

Saat menghadiri sebuah acara di stasiun televisi, Mulan Jameela bahkan terlihat menangis. Dia benar-benar tak kuasa menahan air mata jika mengigat Ahmad Dhani. Dalam beberapa unggahan dalam Instagram Story pun Mulan tak bisa menyembunyikan kesedihan.

Mulan Jameela tak berhenti memberikan dukungan dan doa untuk Ahmad Dhani. Dalam unggahan terbaru di Instagram, Mulan mengaku akan tetap menunggu Ahmad Dhani. "Menunggumu Penuh Harapan," tulis Mulan Jameela, dikutip pada Sabtu 9 Fabruari 2019.

Dukungan Warganet


Unggahan Mulan membuat rekan-rekannya turut memberikan dukungan. "Masyallah semoga ikhlas dan kesabarannya berbuahkan pahala," kata deviverawati.

Umi Pipik, yang merupakan mantan istri almarhum Ustaz Jeffri Al Buchori pun tak ketinggalan memberikan support. Dia membubuhkan tanda hati pada kolom komentar unggahan Mulan Jameela tersebut.

Sumber : https://www.liputan6.com/